Jumat, 30 September 2011
Jumat, 29 April 2011
Tugas Pancasila 3
Tugas
Coba anda jelaskan apa yang dimaksud dengan :
1. Aspek alamiah ketahanan nasional yang meliputi :
a. Posisi dan lokasi geografi negara
b. Keadaan dan kekayaan alam
c. Keadaan dan kemampuan penduduk
2. Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :
a. Ideologi
b. Politik
c. Sosial
d. Budaya
e. Pertahanan dan Keamanan
3. Menurut anda bagaimana peranan ideologi Pancasila dalam
perkembangan Bangsa Indonesia saat ini?
Jawab :
1 a. posisi dan lokasi geografi Negara
Dimana setiap masyarakat bertempat tinggal dimana pun letak dan posisinya selama dalam kenegaraan Indonesia, mereka wajib mempertahankan dan membela Negara Indonesia dari ancaman atau serangan dari luar.
b. keadaan dan kekayaan alam
Indonesia merupakan Negara kesatuan yang kaya dengan penghasilan alamnya, jelas tidak salah kalau Negara lain menjajah Negara Indonesia untuk mendapatkan hasil rempah-rempah dari Negara kita. Namun jaman sekarang telah berbeda, Indonesia telah merdeka, semua tindak kekerasaan atau penjajahan sudah ada tindak hukumnya, selain itu sebagai masyarakat Indonesia juga harus menjaga apa yang menjadi dan milik hak kita, jangan ada lagi dari bangsa lain yang meng-klaim apa yang menjadi milik kita.
c. keadaan dan kemampuan penduduk
dalam bentuk apapun keadaannya, masyarakat harus mampu mebela Negara dan mempertahankan Negara, tidak ada pandang bulu.
2.
a.ideologi
di dalam ideologi suatu bangsa Indonesia terdapat cita-cita dan harapan yang tumbuh dalam setiap individu yang membuat suatu kekuatan dalam diri masyarakat indonesia sehingga menciptakan ketahanan terhadap rakyat Indonesia.
b.politik
politik di Indonesia diciptakan dan diatur sedemikian rupa untuk menciptkan ketahanan dalam Negara Indonesia.
c.sosial
kehidupan bersosial anatara individu masyarakat yang terjadi dapat menciptakan ketahanan dalam bermasyrakat dengan ancaman dari dalam maupun dari luar.
d.budaya
kebudayaan yang beraneka ragam yang ada di Indonesia di harapkan dapat menciptakan kekuatan terhadap bangsa Indonesia untuk kita lebih bersatu dalam melindungi apa yang menjadi milik dan hak kita.
e.pertahanan dan keamanan
pertahanan dan keamanan di Negara Indonesia dibentuk sudah pasti untuk melindungi ketahanan dan keamanan Negara Indonesia dari serangan atau intrik dari dalam maupun luar Negara.
3. Peranan ideologi pancasila dalam masyarakat menutut saya belum terlaksana secara efektif, kita sadar sekali akan makna yang terkadung dalam pancasila yang belum dipahami dan dijalankankan oleh sebagaian besar masyrakat Indonesia, terutama anak muda sekarang yang tak mengerti akan nilai pancasila itu sendiri, pancasila dirancang dan dibuat adalah bertujuan agar Negara Indonesia memiliki cirri tersendiri akan tujuan dalam bernegara ini, namun dalam pengamalannya ideologi pancasila belum dapat dipahami oleh kebnyakan orang, bahkan sekarang banyak yang salah mengartikan dan memutar balikan nilai yang terkndung dalam sila-sila tersebut.
1. Bagaimana pendapat anda mengenai peranan mahasiswa sebagai
agent of change dalam reformasi saat ini?
2. Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan sebuah Perguruan
Tinggi dalam mendorong percepatan reformasi di bidang teknologi ?
Jawab:
1. Menurut saya peranan mahasiswa dalam agent of change belum sempurna, karena banyak dikalangan mahasiswa tidak memiliki kesadaran hal tersebut, namun tak sedikit pula mahasiswa yang telah berjasa untuk Negara Indonesia demi kemajuan Negara ini. Banyak hal juga mahasiswa membawa harum Negara Indonesia dimata dunia. Namun, tak cukup hanya sekedar puas alangkah baiknya mahasiswa semua dapat menjadi agent of change untuk Negara kita.
2. Reformasi dalam bidang teknologi dalam dunia mahasiswa dapat diterapkan dengan cara, dalam setiap kegiatan mahasiswa dapat membiasakan dengan bersangkutan teknologi yang terbaru, sehingga mahasiswa dapat mengerti perkembangan teknologi yang pesat ini.
Tugas Pancasila 2
1. Bagaimana pendapat anda mengenai peranan mahasiswa sebagai
agent of change dalam reformasi saat ini?
2. Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan sebuah Perguruan
Tinggi dalam mendorong percepatan reformasi di bidang teknologi ?
Jawab:
1. Menurut saya peranan mahasiswa dalam agent of change belum sempurna, karena banyak dikalangan mahasiswa tidak memiliki kesadaran hal tersebut, namun tak sedikit pula mahasiswa yang telah berjasa untuk Negara Indonesia demi kemajuan Negara ini. Banyak hal juga mahasiswa membawa harum Negara Indonesia dimata dunia. Namun, tak cukup hanya sekedar puas alangkah baiknya mahasiswa semua dapat menjadi agent of change untuk Negara kita.
2. Reformasi dalam bidang teknologi dalam dunia mahasiswa dapat diterapkan dengan cara, dalam setiap kegiatan mahasiswa dapat membiasakan dengan bersangkutan teknologi yang terbaru, sehingga mahasiswa dapat mengerti perkembangan teknologi yang pesat ini.
Tugas Pancasila 2
1. Bagaimana pendapat anda mengenai peranan mahasiswa sebagai
agent of change dalam reformasi saat ini?
2. Menurut anda apa yang seharusnya dilakukan sebuah Perguruan
Tinggi dalam mendorong percepatan reformasi di bidang teknologi ?
Jawab:
1. Menurut saya peranan mahasiswa dalam agent of change belum sempurna, karena banyak dikalangan mahasiswa tidak memiliki kesadaran hal tersebut, namun tak sedikit pula mahasiswa yang telah berjasa untuk Negara Indonesia demi kemajuan Negara ini. Banyak hal juga mahasiswa membawa harum Negara Indonesia dimata dunia. Namun, tak cukup hanya sekedar puas alangkah baiknya mahasiswa semua dapat menjadi agent of change untuk Negara kita.
2. Reformasi dalam bidang teknologi dalam dunia mahasiswa dapat diterapkan dengan cara, dalam setiap kegiatan mahasiswa dapat membiasakan dengan bersangkutan teknologi yang terbaru, sehingga mahasiswa dapat mengerti perkembangan teknologi yang pesat ini.
Kamis, 28 April 2011
Tugas Pancasila 1
Soal :
1. Apa yang anda usulkan kepada pemerintah demi tegaknya
supremasi hukum di Indonesia ?
2.Bagaimana paradigma Pancasila dalam menghadapi beberapa
kasus yang berkaitan dengan kehidupan agama di Indonesia ?
jawab :
2. Dalam berkehidupan beragama di Indonesia telah dijelaskan dalam isi pancasila sila ke-1 “Ketuhanan yang maha esa” disini dalam pancasila menjelaskan bahwa Negara Indonesia bekehidupan dengan beragam agama, dan setiap individu berhak memilih kepercayaannya masing-masing sesuai keyakinannya, dengan menghormati dan menghargai antar agama, saling menyelaraskan dan menjaga kerukunan antar agama.
1.Berbicara tentang supremasi hukum Indonesia, kita semua tahu akan penegakan hukum di Indonesia, bagaimana pelaksanaannya. Bukan menjadi hal yang tabu bahwa hukum di Indonesia bisa dikatakan bobrok dalam pelaksanaanya. Hukum bisa di suap dengan sejumlah uang, hukum membela yang mempunyai uang walaupun dikatakan bersalah. Bagaimana cara penegakan hukum Indonesia yang baik? Kembali kepada individu masing-masing bagaimana cara pandang mereka tentang hukum? Apakah hukum dibuat untuk di tegakan sebagaimana semestinya?
atau,,
Apakah hukum dibuat untuk di Langgar???
Sadarilah setiap individu akan mestinya penegakan hukum Indonesia, hukum Indonesia akan jauh menjadi lebih baik, jika setiap individu mengerti dan memahami bagaimana pentingnya hukum dalam kehidupan. Tak ada lagi cerita tentang hukum yang disuap, tentang hukum yang dapat dirubah. Sadarilah dan tegakan lah hukum sebagaimana mestinya, tak pandang bulu, atau jabatan.
Sabtu, 05 Maret 2011
Pengaruh Globalisasi Terhadap Masyarakat Indonesia
Pengaruh Globalisasi Terhadap Masyarakat Indonesia
// Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari pikiran yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi patokan bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia.
Sebagai suatu proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu. Dilihat dari dimensi ruang akan semakin dipersempit dan dari dimensi waktu semakin dipersingkat dalam berinteraksi dan berkomunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh besar bagi kehidupan suatu negara termasuk negara kita Indonesia. Pengaruh tersebut dibagi menjadi dua yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh positif globalisasi terhadap masyarakat Indonesia.
- Dilihat dari aspek globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis, karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Jika pemerintahan dijalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa jati diri terhadap negara menjadi meningkat dan kepercayaan masyarakat akan mendukung yang dilakukan oleh pemerintahan.
- Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja yang banyak dan meningkatkan devisa suatu negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang dapat menunjang kehidupan nasional dan akan mengurangi kehidupan miskin.
- Dari aspek globalisasi sosial budaya, kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin serta Iptek dari negara lain yang sudah maju untuk meningkatkan kedisplinan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa serta akan mempertebal jati diri kita terhadap bangsa. Serta kita juga dapat bertukar ilmu pengetahuan tentang budaya suatu bangsa.
Pengaruh negatif globalisasi terhadap masyarakat Indonesia.
- Aspek politik, Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya jati diri bangsa akan luntur dan tidak mungkin lagi bangsa kita akan terpecah belah.
- Aspek Globalisasi ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (mainan, minuman, makanan, pakaian, dll) membanjiri Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya jati diri bangsa kita. Maka hal ini akan menghilangkan beberapa perusahaan kecil yang memang khusus memproduksi produk dalam negeri.
- Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia dimana dilihat dari sopan santun mereka yang mulai berani kepada orang tua, hidup metal, hidup bebas, dll. Justru anak muda sekarang sangat mengagungkan gaya barat yang sudah masuk ke bangsa kita dan semakin banyak yang cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
- Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Serta menambah angka pengangguran dan tingkat kemiskinan suatu bangsa.
- Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Padahal jati diri bangsa kita dahulu mengutamakan Gotong Royong, tapi kita sering lihat sekarang contohnya saja di perumahan / komplek elit, mereka belum tentu mengenal sesamanya. Dari hal tersebut saja sudah tercermin tidak adanya kepedulian, karena jika tidak kenal maka tidak sayang.
Dampak di atas akan perlahan-lahan mempengaruhi kehidupan bangsa Indonesia, Akan tetapi secara keseluruhan aspek dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau luntur. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat Indonesia secara global. Apa yang ada di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Bila dilaksanakan belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dilaksanakan akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Pengaruh Globalisasi Terhadap jati diri di Kalangan Generasi Muda.
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang. Dari cara berpakaian banyak remaja-remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Padahal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda, internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu akan memperoleh manfaat yang berguna. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno, bahkan sampai terkena penipuan. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu hand phone, apalagi sekarang ini mulai muncul hand phone yang berteknologi tinggi. Mereka justru berlomba-lomba untuk memilikinya, tapi kita lihat alat musik kebudayaan kita belum tentu mereka mengetahuinya. Hal ini jika kita lihat dari segi sosial, maka kepedulian terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih kesibukan dengan menggunakan handphone tersebut.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak tahu sopan santun dan cenderung tidak peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya generasi muda bangsa? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkhis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai jati diri akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki jati diri?
Marilah kita Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia, terima globalisasi dengan rasa kritis dan banyak melakukan hal positif dalam menggunakan globalisasi yang ada sekarang ini. Sebagai masyarakat Indonesia mulai dari sekarang kita utamakan produk dalam negeri dan kenali kebudayaan kita.
Langganan:
Postingan (Atom)